Sabtu, 02 November 2019

Bunga Kamboja


Bunga kamboja sering kita temui dan jumpai di banyak tempat. Tahukah kalian meskipun namanya bunga kamboja, tapi bunga ini tidak ada hubunganya sama sekali dengan Negara kamboja. Bunga ini pertama kali di temukan oleh botani berkebangsaan perancis, yakni Charles Plumier, oleh sebab itulah nama latin bunga kamboja ialah plumeria. Di ketahui bahwa asal bunga ini ialah dari amerika tengah, meliouti Equador, Colombia, Venezuela, dan mexico.




Macam jenis dari bunga ini termasuk kedalam kategori banyak, dan pada setiap spesies memilki keunikan tersendiri. Misalnya ialah plumeria cendana, meskipun memiliki bau yang harum tapi getahynya mengandung racun yang dapat menimbulkan rasa gatal. Tapi ada juga bunga kamboja yang digunakan sebagai obat. Senyawa yang terkandung dalam kamboja yakni triterprenoid amirin, lupeol, dan fulvoplumierinn. Masing masing senyawa berikut bersifat antipiretik (menurunkan demam), antiinflarnatif (mengatasi radang), dan analgesic (meredakan rasa sakit).

Di Bali bunga ini akan sering kita temui pada kegiatan masyarakat disana. Mulai dari kegiatan sacral, upacara dan kegiatan sehari-hari. Bunga ini dalam upacara disimbolkan sebagai dewa shiwa. Pada kegiatan sehari-hari bunga kamboja dijadikan sarana pelengkap sembahyang, karena kamboja melambangkan kesucian saat memuja para sang hyang widi dan sinar sucinya.

Sekian pembahasan kali ini, semoga anda tertarik dan menyukainya : )