Bunga kamboja sering kita temui dan jumpai di banyak tempat. Tahukah
kalian meskipun namanya bunga kamboja, tapi bunga ini tidak ada hubunganya sama
sekali dengan Negara kamboja. Bunga ini pertama kali di temukan oleh botani berkebangsaan
perancis, yakni Charles Plumier, oleh sebab itulah nama latin bunga kamboja
ialah plumeria. Di ketahui bahwa asal
bunga ini ialah dari amerika tengah, meliouti Equador, Colombia, Venezuela, dan
mexico.
Macam jenis dari bunga ini termasuk kedalam kategori banyak,
dan pada setiap spesies memilki keunikan tersendiri. Misalnya ialah plumeria cendana, meskipun memiliki bau
yang harum tapi getahynya mengandung racun yang dapat menimbulkan rasa gatal. Tapi
ada juga bunga kamboja yang digunakan sebagai obat. Senyawa yang terkandung
dalam kamboja yakni triterprenoid amirin, lupeol, dan fulvoplumierinn. Masing masing
senyawa berikut bersifat antipiretik (menurunkan demam), antiinflarnatif
(mengatasi radang), dan analgesic (meredakan rasa sakit).
Di Bali bunga ini akan sering kita temui pada kegiatan
masyarakat disana. Mulai dari kegiatan sacral, upacara dan kegiatan
sehari-hari. Bunga ini dalam upacara disimbolkan sebagai dewa shiwa. Pada kegiatan
sehari-hari bunga kamboja dijadikan sarana pelengkap sembahyang, karena kamboja
melambangkan kesucian saat memuja para sang hyang widi dan sinar sucinya.
Sekian pembahasan kali ini, semoga anda tertarik dan menyukainya
: )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar